You are here
Home > Bank > Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini Sebelum Take Over KPR BTN

Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini Sebelum Take Over KPR BTN

Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini Sebelum Take Over KPR BTN

 

Di zaman serba mahal seperti saat ini, membeli rumah dengan cara kontan sepertinya merupakan salah satu hal yang sangat sulit. Memenuhi kebutuhan pokok harian dan pendidikan anak pun sudah sangat sulit, ditambah lagi jika harus menabung bertahun-tahun demi memiliki rumah. Belum lagi adanya faktor peningkatan harga tanah dan properti sehingga harus dipikirkan ulang secara matang. Tak heran jika produk bank berupa KPR saat ini semakin laris di pasaran demi menjembatani kondisi masa kini. Namun terkadang setelah berjalannya KPR, Anda mulai merasa kesulitan dalam membayar cicilan lantaran bunga yang terus naik. Itulah mengapa Anda perlu melakukan take over KPR BTN.

BTN sebagai salah satu bank pemerintah yang terkemuka di Indonesia mendapat posisi tersendiri di hati masyarakat. Banyak sekali produk dari BTN yang dimanfaatkan oleh masyarakat secara umum dan memberikan manfaat yang besar. Salah satunya adalah program KPR dari BTN dengan beragam jenisnya. BTN juga menerima take over KPR dari bank lain sehingga bisa membantu Anda dalam memberikan solusi ketika Anda sudah kecewa dengan bank pertama tadi.

Memindahkan KPR dari bank yang satu ke bank lainnya bukanlah merupakan hal yang aneh di masa sekarang ini. Pelayanan yang mungkin kurang memuaskan hingga suku bunga yang seolah terus menerus naik kerap menjadi alasan mengapa kredit kerap dioper. Jika Anda ingin take over KPR BTN, maka Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal ini terlebih dulu:

Kalkulator Pinjaman KTA

IDR
IDR
Untuk bunga fixed 5 tahun, minimum tenor adalah 7 tahun
  • Take over KPR sama dengan ikut proses KPR dari nol

Perlu diketahui jika ketika Anda akan memindahkan KPR Anda dari bank satu ke bank lainnya, maka seolah Anda perlu mengikuti proses pengajuan KPR dari awal. Yang pasti Anda perlu memenuhi semua syarat dan dokumen yang diminta oleh bank yang dituju tersebut dan mengisi form aplikasinya. Belum lagi, nanti Anda akan dikenakan biaya tambahan mulai dari biaya admin, biaya pindah KPR dan lainnya sehingga Anda juga harus mempersiapkan diri. Oleh karena itu, pastikan untuk mengetahui semua jenis biaya yang wajib dikeluarkan ketika pindah KPR dan perhatikan biaya pajak jual beli rumah sehingga nantinya Anda tidak mengalami kerugian karena ternyata meski bunga lebih kecil, namun biaya lainnya justru besar.

  • Harus ada alasan untuk take over

Untuk take over KPR juga bukan serta merta begitu saja karena harus ada alasan logis yang mengiringi nya. Permohonan take over yang tanpa alasan kemungkinan bisa ditolak. Untuk itu, Anda bisa menggunakan alasan paling logis yang biasa digunakan adalah pelayanan dari bank yang kurang memuaskan atau dari segi bunga yang terlalu tinggi.

  • Memilih bank terbaik sebagai pengalihan

Sebelum memutuskan untuk pindah KPR Anda ke bank lain, ada baiknya untuk bisa survey terlebih dulu terkait segala sesuatunya. Anda bisa mensurvey dari segi pelayanan, bunga hingga cicilan dan reputasinya. Anda bisa memilih BTN sebagai bank yang profesional dan mampu memberikan bunga kompetitif bagi KPR Anda sehingga akan lebih menguntungkan.

Sebelum betul-betul melakukan take over KPR BTN tersebut, pastikan jika bank lama Anda telah mengeluarkan semua dokumen yang Anda butuhkan demi pengurusan pengalihan KPR tersebut. Beberapa surat yang kerap dibutuhkan misalnya pelepasan tanggung jawab dan hak dan jenis surat lainnya. Lampirkan juga surat pendukung lainnya seperti akta jual beli dan surat IMB.

 

Pinjaman Bank
Info pinjaman bank kami persembahkan khusus untuk anda dari infoperbankan.co
http://infoperbankan.co/

Leave a Reply

Top